PENDEKATAN SISTEM DALAM KEGIATAN INSTRUKSIONAL


Dewasa ini pendekaatan sistim dipandang merupakan salah satu pendekatan logis dan analitik terhadap berbagai bidang. Suatu sistem pada dasarnya merupakan suatu kesatuan yang terdiri dari sejumlah komponen yang saling berhubungan dan berinteraksi untuk mencapai tujuan. Dengan mengidentifikasi tujuan, dapat dianalisis komponen yang terdapat pada sistem itu serta bagaimana hubungan dan interaksi yang efektif. Berdasarkan tujuan dan sistem dapat dirumuskan masukan input. Dengan input itu akan menghasilka output setelah itu terjadilah suatu evaluasi dan output. Siswa diharapkan mempunyaitingkah laku dan kemampuan setelah proses belajar mengajar ini yang diharapkan dengan adanya tujuan instruksional.

 

TUNTUTAN PENDIDIKAN SUMBER DAYA MANUSIA

Indonesia, sebagaimana halnya dengan negara berkembang lain, menghadapi masalah dan tantangan yang berat pada negara-negara maju, proses kemajuan itu berlangsung secara perlahan dan dalam waktu yang relatif lama serta seretk diikuti pranata-pranata yang diperlukan. Sedangkan pada negara-negara sedang berkembang proses itu berlangsung secara seketika sebelum tatanannya selesai dipersiapkan atau dibenahi dan sebelum sumber daya manusianya mampu menerima dan menyesuaikan diri.

Sebagaimana tercantum dalam Undang-Undang no. 2 Tahun 1987 tenteng sistem pendidikan nasional (uuspn), pembangunan nasional di bidang pendidikan adalah upaya mencerdaskan kehidupan bangsa dan meningkatkan kualitas manusia indonesiaa dalam mewujudkan masyarakat yang maju, adil dan makmur serta memungkinkan mereka untuk mengembangkan diri. Ketentuan ini merupakan landasan untuk pengembangan kualitas sumber daya manusia.

Pendidikan untuk pengembangan kuaalitaas manusia itu meliputi segala aspekperkembangan manusia dalam harkatnya sebagai mahluk yang berakal budi, sebagai warga masyarakat, dan sebagai warga negara. Sehingga pendidikan yang paripurnanakan meliputi usaha pengembangan jasmani dan rokhani, kepribadian, kemasyarakatan, kebangsaan dan kekaryaan atau sebagai peningkatan kualitas fisik dan nonfisik, yang meliputi kualitas pribadi, kualitas dengan pihak lain (Tuhan, alam, lingkungan, masyarakat, dan sesama manusia) dan kualitas kekayaan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s